Dirgahayu Kabupaten Mamasa ke-24
Dua puluh empat tahun perjalanan Kabupaten Mamasa seharusnya menjadi momentum refleksi bersama bagi seluruh pemangku kepentingan daerah. Hari jadi daerah tidak hanya menjadi ruang seremoni dan perayaan, tetapi juga saat yang tepat untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Pembangunan daerah sejatinya tidak hanya diukur dari kegiatan dan program yang dilaksanakan, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik, transparansi tata kelola pemerintahan, serta keberpihakan kebijakan kepada masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan negara.
Ombudsman Muda Indonesia Crisis Centre memandang bahwa di usia ke-24 ini, Kabupaten Mamasa perlu terus memperkuat komitmen terhadap pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan terbuka. Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan bahwa hak-hak masyarakat, pelayanan publik, dan keadilan sosial benar-benar terwujud.
Momentum hari jadi ini hendaknya menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah daerah tidak hanya diukur dari perayaan tahunan, tetapi dari sejauh mana pemerintah mampu menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan pelayanan publik yang bermartabat bagi seluruh rakyatnya.
Sebagai bagian dari masyarakat sipil, Ombudsman Muda Indonesia Crisis Centre akan terus menjalankan fungsi pengawasan sosial untuk memastikan bahwa tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Mamasa berjalan sesuai dengan prinsip keadilan, transparansi, dan kepentingan masyarakat.
Dirgahayu Kabupaten Mamasa ke-24. Semoga Mamasa semakin matang dalam perjalanan menuju pemerintahan yang berintegritas dan berpihak kepada rakyat.
Kendel Daenlumayo
Sekretaris Jenderal
Ombudsman Muda Indonesia Crisis Centre (OMIICC)
Website: https://ombudsmanmudaindonesia-sulbar.x1organix.top